Mengenal Bangau Tongtong Yang Hampir Punah

Bangau Tongtong mempunyai nama latin yaitu Leptoptilos javanicus. Juga dikenal dengan nama Lesser Adjutant.

Burung rawa memiliki ukuran besar ini termasuk juga dalam keluarga Ciconiidae. Keunikan dari keluarga ini ialah mempunyai leher serta kepala tanpa bulu.

Habitat bangau tongtong ialah daerah berair atau rawa. Mereka ialah jenis burung penyendiri (soliter) terkecuali pada saat musim kawin.

Penyebaran mereka termasuk sangatlah luas. Mereka seringkali diketemukan di sekitaran sungai besar serta danau di lokasi hutan.

Populasi sangat banyak di ketemukan di India, tepatnya di sisi Timur Assam, Bengal Barat serta Bihar. Akan tetapi mereka begitu langka di lokasi India di sisi Selatan.

gejluk sanaji

Bangau Tongtong mempunyai tinggi kurang lebih 110-120 cm, dengan berat tubuh kira-kira 5 kg serta rentang sayap sampai 210 cm.

Meski begitu, mereka ialah spesies yang paling kecil dalam genus Leptoptilos. Sisi atas tubuhnya serta sayapnya berwarna hitam, akan tetapi perut, kalung leher serta sisi bawah ekor berwarna putih.

Kepala serta lehernya botak, dengan bulu kapas putih halus pada mahkota. Paruhnya berwarna pucat, panjang, serta tebal.

Burung muda warnanya lebih kusam dibanding burung dewasa.

Makanan bangau tongtong diantaranya ikan, kodok, kadal, serangga besar, serta binatang invertebrata besar yang lain.

Mereka mengkonsumsi makhluk yang masih tetap hidup, mereka begitu jarang sekali mengonsumsi bangkai.

Mereka pun kadang memangsa burung kecil serta hewan pengerat atau bahkan kalau ada pemburuan menggunakan senapan angin contohnya gejluk sanaji yang dapat mengancam burung ini , khususnya saat musim kawin.

Walau pada hari-hari biasa mereka suka hidup menyendiri, saat musim kawin mereka akan membuat satu koloni.

Musim kawin mereka berlangsung sekitar bulan Februari sampai Mei di India Selatan, serta November sampai Januari di India sisi Utara.

Sarang burung bangau tongtong termasuk besar dengan diameter sampai lebih dari satu meter dengan ketebalan sampai 1 meter juga.

Umumnya mereka akan bertelur kira-kira 3 sampai 4 butir sebelum dierami. Mereka memang populer tenang.

Tapi saat ada di sarang mereka seringkali membuat beberapa suara seperti mencicitkan paruhnya, mendesis atau mengeluh.

Menurut data Red Daftar IUCN, populasi bangau tongtong dengan global ada pada status “Rawan (VU)”.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *